Anda sedang mencari inspirasi resep Kimchi yang unik? Cara membuatnya memang susah-susah gampang. Jika keliru mengolah maka hasilnya tidak akan memuaskan dan justru cenderung tidak enak. Padahal Kimchi yang enak harusnya sih memiliki aroma dan rasa yang mampu memancing selera kita.
Banyak hal yang sedikit banyak berpengaruh terhadap kualitas rasa dari Kimchi, mulai dari jenis bahan, selanjutnya pemilihan bahan segar, sampai cara membuat dan menyajikannya. Tidak usah pusing kalau ingin menyiapkan Kimchi enak di rumah, karena asal sudah tahu triknya maka hidangan ini dapat jadi suguhan spesial.
Nah, kali ini kita coba, yuk, variasikan Kimchi sendiri di rumah. Tetap dengan bahan yang sederhana, sajian ini bisa memberi manfaat dalam membantu menjaga kesehatan tubuh kita. Anda bisa membuat Kimchi memakai 10 jenis bahan dan 9 langkah pembuatan. Berikut ini cara dalam membuat hidangannya.
Probiotik bisa membantu memperbaiki pencernaan kita sehingga mampu menyerap sari makanan dengan lebih baik. Adalah kimchi, salah satu sumber probiotik alami itu. Enak dicamil layaknya acar, kimchi juga bisa jadi makanan pendamping setelah makan nasi atau diselipkan di antara burger. Bisa juga, dipakai campuran nasi goreng. Rasanya kaya, asam, pedas, segar.
Bahan-bahan dan bumbu yang perlu dipersiapkan untuk membuat Kimchi:
- 2 sawi putih ukuran sedang
- 1 buah lobak/2 batang wortel
- 2-3 rumpun daun bawang
- Bumbu:
- 1,5 ruas jari jahe
- 6 siung bawang putih kupas
- 3-5 sdm garam
- 3-4 sdm bubuk cabe merah (gochugaru)
- 2 sdm kecap ikan
- 2 sdt gula pasir
Langkah-langkah untuk membuat Kimchi
1
Buang daun sawi yang jelek. Ambil 2-4 lembar daun sawi terluar (yang bagus), masukkan dalam plastik rapat, simpan di kulkas.
2
Belah sawi masing-masing jadi 4 bagian. Buang bonggolnya. Potong-potong sawi sekitar 4-5 cm, biar nanti kimchi gampang disantap. Masukkan dalam mangkuk besar.
3
Taburi garam. Aduk-aduk. Siram air dingin sampai terendam. Letakkan piring gelas/porselen di atasnya agar sawi tetap terendam. Biarkan di suhu ruangan selama 6-8 jam atau semalaman lebih baik.
4
Setelah itu, tiriskan sawi dan bilas 1-2 kali untuk mengurangi kadar garam. Peras. (Oiya, air rendaman sisakan segelas.)
5
Kupas lobak/wortel, cuci bersih. Potong seperti korek api jadul (memanjang kayak lidi, 5-7 cm). Potong daun bawang yang sudah dicuci dan dibuang bonggol/akarnya, 2-3 cm. Campur lobak dan daung bawang (bagian yang hijau saja) yang telah dipotong-potong dengan sawi.
6
Setelah sawi siap, siapkan bumbu. Kupas jahe, lalu potong-potong agar lebih mudah dihaluskan. Haluskan jahe, bawang putih, batang daun bawang (yang warna putih), dan gula pasir (boleh tambahin ebi, kalau suka). Campur dengan bubuk cabe merah dan kecap ikan. Kalau punya food processor, tinggal masukkan semua bahan ke dalam food processor sampai terbentuk pasta.
7
Tuang pasta bumbu ke dalam mangkuk berisi sawi, lalu aduk-aduk sampai merata.
8
Masukkan sawi ke dalam botol sembari padatkan. Sisakan ruang kosong sekitar 3-5 cm dari tutup botol. Tuang beberapa sendok air rendaman sawi, secukupnya sampai semua bahan terendam. Lapisi adonan sawi dengan lembaran daun sawi utuh yang sebelumnya disimpan di kulkas. Daun ini membantu adonan tetap terendam air. Bila perlu, letakkan pemberat di atasnya. Tutup botol, tapi jangan terlalu rapat agar gas hasil fermentasi bisa keluar.
9
Simpan di ruang gelap di suhu ruangan selama 3 hari. (1-2 hari juga sudah jadi, tapi kurang mantap sih). Tadaaa! Kimchi pun sudah jadi dan siap disantap. Selanjutnya, kimchi bisa disimpan di kulkas dan tutup botol bisa diputar rapat. Kimchi bisa disimpan sampai berbulan-bulan, rasanya akan terus berubah karena proses fermentasi masih terus berlanjut. Yummy!